Segera Tangani Sebelum Fatal! 5 Cara Mengatasi Anak Kurang Gizi

Pada masa pertumbuhan dan perkembangan, anak-anak membutuhkan nutrisi dan gizi yang cukup untuk memdukung pertumbuhan tersebut. Apabila anak kurang gizi dan hal tersebut terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama, maka akan berpengaruh pada kesehatan dan perkembangan anak.

Kurang gizi merupak kondisi dimana anak tidak mendapatkan asupan gizi sesuai kebutuhan tubuhnya. Kondisi ini sebenarnya bisa terjadi pada baru lahir atau bahkan sejak dalam kandungan.

Gejala umum yang terjadi pada anak yang kekurangan gizi antara lain: nafsu makannya sangat rendah, jumlah lemak dan massa otot pada tubuh sedikit, tinggi badan dan berat badan kurang, anak lebih emosional sehingga mudah menangis, marah dan lesu, sulit untuk berkonsentrasi dan lain-lain.

Jika sudah muncul gejala-gejala tersebut, segera tangani sebelum semakin parah dan berakibat fatal. Berikut beberapa cara mengatasi kondisi anak yang kurang gizi:

  1. Segera Ubah Pola Makan Anak

Karena salah satu sumber gizi adalah makanan, maka orang tua harus benar-benar memperhatikan pola makan anak. Mengalami gizi buruk tidak hanya karena si kecil kekurangan makanan, tapi bisa juga disebabkan oleh makanan dan minuman yang tidak sehat.

Meski porsi makanan yang dikonsumsi banya, tapi jika tidak sehat maka kebutuha gizipun tidak tercukupi. Perbanyak konsumsi buah dan sayur, serta air putih.

  1. Berikan Susu Formula Secara Intens

Cara selanjut untuk mengatasi anak kurang gizi yakni dengan memberikan susu formula yang kandungan nutrisinya tinggi. Pemberian susu formula ini diberikan sesuai dengan kondisi anak. Untuk anak yang kondisinya sudah parah, Anda bisa memberikan susu setiap 2 jam sekali atau 3 jam sekali dalam 24 jam.

Pada kasus kekurangan gizi yang sudah parah, belum tentu anak tersebut bisa mencerna makanan pada umumnya. Oleh karena itu, perlahan Anda bisa memberikan susu formula dan berikan susu sedikit saja tapi sering.

  1. Konsultasikan Segera pada Dokter

Jika Anda tidak bisa menangani sendiri atau upaya yang sudah dilakukan tidak berhasil, Anda bisa konsultasi dengan dokter ahli. Dengan begitu dokter akan memberikan saran yang tepat untuk menangani. Jika kondisinya sangat parah Anda bisa membawanya berobat ke rumah sakit.

Dengan memeriksakan anak, Anda akan tahu berapa indeks massa tubuh anak dan penyebab lain mengapa anak bisa kekurangan gizi.

  1. Selalu Mendampingi Masa Pertumbuhannya

Anak yang kekurangan gizi tidak selalu ditandai dengan kondisi fisik yang kurang sehat, tapi juga perkembangan otak anak. Maka dari itu, orang tua wajib mendampingi anak dalam perbaikan gizi. Jangan biarkan mood anak buruk sehingga anak merasa stress. Ajak anak bermain bersama agar tidak stress.

Jika Anda sudah mendapati ciri-ciri anak kurang gizi pada si kecil, segera diatasi sebelum terlambat. Karena kondisi tersebut akan berdampak pada petumbuhan otak, menurunnya sistem imun, kemampuan motoriknya berkurang, dan dampak buruk lainnya.

Semoga berhasil!

By admin